Kritis! Mantan Presiden Indonesia, Soeharto

Curiouser, Pak Soeharto atau yang lebih dikenal dengan Pak Harto; Presiden kedua Indonesia sampai saat ini masih terbaring sakit di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) dalam kondisi cukup serius. Pak Harto yang masuk RSPP sejak 4 Januari 2008 ini dikabarkan dalam kondisi kritis. Pak Harto alami jantung lemah, gagal ginjal, dan cairan di paru-paru meningkat. Sebelumnya memang Pak Harto telah berkali-kali masuk rumah sakit dan kondisinya juga buruk. Terakhir tercatat pada bulan Mei 2006, Pak Harto masuk RSPP setelah menghadiri pernikahan cucunya dan bertemu dengan mantan perdana menteri Singapura, Lee Kuan Yew; dan kondisinya sempat memburuk bahkan keluarga Cendana pun sudah mengikhlaskan kalau Pak Harto dipanggil suatu waktu. Kondisinya pun membaik setelah tim dokter kepresidenan yang menangani memasang selang di lambungnya.

Sampai saat ini kabar yang ada di berbagai media massa disebutkan bahwa kondisi Pak Harto lebih rawan dari yang dialaminya saat Mei 2006. Banyak pejabat semasa Orde Baru dan sejumlah menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu seperti menkes Ibu Siti datang menjenguknya termasuk presiden SBY sendiri juga artis Camelia Malik yang terkenal dekat dengan keluarga cendana. Mantan Menhankam/Pangab Jenderal TNI Purn Faisal Tandjung, mantan Menlu Ali Alatas, dan konglomerat Sudwikatmono datang menjenguk Pak Harto di RSPP. Presiden SBY setelah menjenguk Pak Harto langsung menggelar rapat dadakan bersama wakil presiden JK dan beberapa menteri guna menginstruksikan agar Pak Harto diberikan pelayanan kesehatan terbaik dari tim dokter yang menanganinya sekitar kurang-lebih 40 orang agar kondisinya terus stabil. Dari istana, SBY menginstrusikan agar masyarakat turut mendoakan bagi kesembuhan Pak Harto.

Ada kabar juga dari makam keluarga cendana dimana Ibu Tien berbaring, Astana Giribangun. Jalan menuju Astana Giribangun ikut terkena longsor Karanganyar. Apakah ini suatu pertanda? Beberapa paranormal memprediksikan tahun ini mungkin jadi yang terakhir buat Pak Harto tapi Huss! tidak etis membicarakan hal ini di sini. Jadi kesimpulannya adalah, curiouser sebagai warga negara yang baik, mari kita turut mendoakan kesembuhan Pak Harto tanpa memedulikan kesalahan yang dia buat, setidaknya Pak Harto juga berperan membangun bangsa. Oke? OK!
GBU.

Sumber Tulisan:

www.detik.com

www.okezone.com

ditulis dengan bahasa sendiri tanpa ditambah-tambahkan

Popularity: 38% [?

If you liked my post, feel free to subscribe to my rss feeds

One Comment

  1. Posted 27 January 2008 at 2:21 pm | Permalink

    Pak Harto meninggal.. turut berduka..

    [reply this comment]

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*