Hi Curiouser, ini post pertama saya langsung dari MS Word 2007.
Sesuai dengan judulnya mau cerita nih tentang Ibadah dan Perayaan Natal PO Fasilkom 2007. Wah saiia senang bisa jadi bagian dari PO Fasilkom tahun ini dan natal kali ini adalah event kedua dari PO Fasilkom yang saya ikuti setelah RPI (Retreat Pekabaran Injil) 2007 yang lalu. Di Natal Fasilkom 2007 ini, ditawari seksi acara buat jadi MC ibadah. Setelah melihat jadwal, belum ada yang bentrok, langsung jawab iya, abis itu baru didoain (kebalik kan? :P). Ya sudah, walau persiapan agak kurang, tapi tetaplah saya berusaha untuk memberikan yang terbaik pada My Jesus.
Jadilah dalam waktu kurang dari sebulan check out bersama partner MC saya yang juga adalah mentor Mabim saya di Fasilkom, K’Elsa. Kami mencoba mencari dan memahami apa sih yang kira-kira Tuhan ingin sampaikan di Natal kali ini melalui tema yang ditentukan panitia WWJD (What Would Jesus Do). Intinya adalah bagaimana kita hidup sesuai dengan rencana Tuhan dengan cara mencari kehendak Tuhan dalam hidup kita. Seringkali kita bertindak semau kita (free will juga adalah anugerah dari Tuhan), tapi bukan free will seenak udel yang Tuhan mau, melainkan bertanggung jawab atas Free Will tersebut. Tuhan Yesus dalam doa bapa kami mengajarkan dalam bagian doa, “Jadilah Kehendak-Mu seperti di bumi dan di Sorga”.
Kak Alex Nanlohy pagi itu menjadi pembicaranya. Satu bagian yang membuat saya terkesan ketika ia bilang, “Seringkali manusia sering merasa lebih pintar dari Tuhan”. Dalam hati saya,” Oops!”. Curiouser, Kenapa waktu Tuhan Yesus memberi makan 5000 orang, dia gak langsung aja menghujani orang-orang itu dengan roti dan ikan yang banyak seperti pemberian manna? Kenapa Yesus lahir di kandang domba di Betlehem bukannya di tempat tidur Hotel Indonesia? Pertanyaan-pertanyaan itu seringkali tanpa kita sadari muncul di benak kita. Rencana Tuhan memang sulit kita pahami apalagi kalau kita tidak kenal Dia. Tapi bukan tidak mungkin untuk memahaminya. Banyak hal dalam perjalanan hidup saya, saya merasakan campur tangan Tuhan. Walau saya suka bandel, tapi Tuhan tetap setia. Jujur, pindah jurusan itu adalah hal yang sangat dilematis. Saya menggumulkan hal ini, “Tuhan, apakah saya harus pindah?” Saya amini dan saya percaya Tuhan yang pegang rencana hidup saya. Saya mau jadi apa, atau mau ke manakah saya setelah lulus, pasangan hidup saya, saya ingin percayakan pada Tuhan.
Kalau semua masalah di dunia ini ada atau dapat diselesaikan, buat apa Yesus datang ke dunia?
Terima Kasih Tuhan Yesus atas rencana indah-Mu dalam hidup saya. Ku mau berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia.
Happy Christmas All, Selamat Ulang Tahun Tuhan, The Humble and Servant King in Highest Place.
Popularity: 35% [?
If you liked my post, feel free to subscribe to my rss feeds



























One Comment
thx buat pelayanannya..
Gbu..
[reply this comment]